Tampilkan postingan dengan label belajar Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar Islam. Tampilkan semua postingan

September 15, 2015

AL-Quran Tidak Hangus Di Makan Api

Subhanalllah,

Maha suci allah dengan ciptaan-nya

Sebuah mukzizat yg maha kuasa di tengah kobaran api yg menghanguskan 11 buah rumah ( keterangan ketua RT ) namun di tengah api tersebut ada satu yg tak terbakar sedikitpun ,, (AL-QUR'AN)TKP sungai mesa banjarmasin (( 27 PANcar ))



Link foto

https://pbs.twimg.com/media/CO8D0hXVAAA00b6.jpg:small

September 14, 2015

Tidak Untuk Melaknat

"Rasulullah Saw Di utus Tidak Untuk melaknat " inilah teladan Nabi kita semua.

Sewaktu perang Uhud berkecamuk, org2 muslim mengalami kekalahan, Rasulullah Saw terluka, gigi geraham beliau patah, bibir bawahnya sobek, dahi dan keningnya yg mulia terluka hingga mengalir darah.

September 11, 2015

Badai Pasir dan Hujan Es di Mekkah

Semua Atas kehendak-NYA
Info dr tanah suci Makkah..

انا لله وانا اليه راجعون ..

Badai besar yang disertai hujan deras dengan butir-butir kecil es disertai angin kencang dan suara gemuruh melanda Kota Suci Makkah Al Mukarammah, Jumat sore, 

Agustus 25, 2013

Pengaruh Celaan Dan Penzholiman Pada Cinta

Pencelaan dan penzhaliman mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam menciptakan cinta yang tulus. Semua pengikut jalan Kebenaran (ahl-i haqq) menjadi terkenal karena menjadi objek pencelaan dan penzhaliman orang-orang awam.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, yang menjadi teladan dan pemimpin bagi semua orang yang mengikuti Kebenaran, dan yang mengungguli derajat seluruh para pencinta Allah, senantiasa dihormati dan martabat baiknya diakui oleh semua orang; baik yang Muslim maupun yang kafir, bangsa Arab maupun bangsa-bangsa lain di dunia, yang derajat kemuliaannya tiada tara; bahkan seluruh malaikat memujinya, dan Allah Subhanahu wa Ta'ala bershalawat atasnya, hingga penjelasan tentang Kebenaran diwahyukan kepada beliau dan ilham diturunkan kepada beliau. Kemudian orang-orang secara serampangan mencela beliau. Sebagian orang mengatakan: "Dia seorang yang mengada-ada"; yang lain mengatakan: "Dia seorang penyair"; yang lain lagi bilang: "Dia seorang pendusta"; ada juga yang bilang: "Dia tukang sihir"; bahkan ada yang berkata: "Dia orang gila"; dan sebagainya. Bahkan tidak hanya itu saja, beliau juga pernah dilempari batu, kotoran unta, sampai diludahi mukannya.

Maka untuk melukiskan orang-orang beriman yang sejati Allah 'Azza wa Jalla berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ مَن يَرْتَدَّ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللّهُ

بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ

يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ يَخَافُونَ لَوْمَةَ لآئِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللّهِ

يُؤْتِيهِ مَن يَشَاء وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

".. Mereka berjuang pada jalan Allah dan tidak takut celaan seseorang; itulah rahmat Tuhan yang Dia anugerahkan kepada siapa pun yang Dia kehendaki; Allah Maha Luas Karunia-Nya lagi Maha Mengetahui."
(QS. Al-Maaidah:54).

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa memaafkan saat dia mampu membalas, maka Allah akan memberinya maaf pada hari kesulitan."
(HR. Ath-Thabrani).

Maqam Tertinggi

Inilah maqam tertinggi dalam perjuangan melawan nafsu amarah yang bergelora di dalam dada, walaupun kita mampu membalasnya. Dan inilah watak orang-orang yang mengenal-Nya dengan baik (Arifin), dimana dia tidak peduli: hinaan, celaan, bahkan kejahatan dalam berbagai bentuk yang mereka lakukan terhadap dirinya. Dia lebih mengutamakan jalan yang terbaik, yakni dengan cara: memaafkan dan berlaku sabar; bahkan mendoakan orang-orang yang telah menzhaliminya tersebut

Syaikh Fudhayl bin 'Iyad Rahimahullah berkata: "Jiwa ksatria itu ialah memafkan kesalahan-kesalahan saudaranya."

مَا شَاء اللَّهُ

Allah 'Azza wa Jalla berfirman dalam lanjutan surat Asy-Syuura ayat 40 di atas:

فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

".. maka barangsiapa mema'afkan dan berbuat baik(terhadap orang yang berbuat jahat), maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zhalim."
(QS. Asy-Syuura:40).

Juga firman Allah Ta'ala dalam banyak ayat-ayat yang lainnya:

"Tetapi orang yang bersabar dan mema'afkan, sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan."
(QS. Asy-Syuura:43).

"Balaslah perbuatan buruk mereka dengan yg lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan."
(QS. Al-Mu'minun:96).

"Mereka itu diberi pahala dua kali lipat disebabkan kesabaran mereka dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan."
(QS. Al-Qashash:54).

"Sifat-sifat yang baik (tidak membalas kejahat) itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar."
(QS. Fushshilat:35).

مَا شَاء اللَّهُ

Jalan pencelaan atau penghinaan (malamat), dan penzhaliman banyak dialami oleh para Rasul, para Nabi, Para Wali, Para Imam atau Syaikh-syaikh besar Sufi.

Jangan ADA Dengki di Antara Kita

☑Jangan Ada Dengki Di Antara Kita.

((SahabatILmu))

Hasad, Iri, Dengki, merupakan kata yang bermakna sama.

Seorang pendengki akan merasakan sesak dada. Padahal kedengkian itu tidaklah bermanfaat sedikitpun baginya.

A. Jadilah Saudara

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
“Jangan kalian saling membenci, jangan saling mendengki, jangan pula saling membelakangi, serta janganlah saling memutuskan hubungan.

Dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara...” (HR Bukhari, Muslim)

B. Meremehkan Saudara.

Diantara "senjata" si pendengki adalah merendahkan manusia lainnya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
“Jangan kalian saling mendengki, jangan kalian saling membenci....
...Cukuplah seseorang dikatakan berakhlak jelek apabila dia merendahkan saudaranya sesama muslim....” (HR. Muslim: 2564)

Penyakit dengki umumnya menjangkit mereka yang setara. Pedagang iri kepada pedagang; dokter dengki dengan dokter lainnya; ustadz pun hasad kepada ustadz semisal.

Jarang dialami, supir mendengki kepada dokter. Atau sebaliknya

‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu berkata, “Cukuplah seseorang dikatakan mendengki terhadapmu tatkala ia merasa gelisah di saat engkau bahagia...".

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger... Monetize your site! SPEEDUP Tablet Pad 7 SPEEDUP Tablet Pad 7

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Free Themes n Template